
3 September 2025
Salam dalam kasih Kristus,
Memasuki bulan September, buletin CT Indonesia menyajikan lima artikel pilihan bagi Anda. Menggembalakan Orang Tua dari Anak yang Hilang menjadi artikel pertama yang kami pilih. Artikel ini menyingkap keadaan masa kini di banyak gereja yang mengalami eksodus besar-besaran di mana orang-orang, yang sebagian besar adalah kaum muda, meninggalkan gereja (dechurching). Apa pun alasan mereka keluar dari gereja, yang pasti tidak ada narasi tunggal yang berlaku sama untuk semuanya. Baik mereka yang pergi maupun orang tua mereka, pergumulan ini sama sulitnya. Melalui tulisannya, Chad Bird mengupas persoalan ini dan membagikan pengalaman pribadinya untuk menolong para rohaniwan melayani para orang tua yang bergumul dalam mendampingi anak mereka yang meninggalkan gereja.
Masih terkait pergumulan gereja masa kini, Russell Moore membahas tentang kerapuhan gereja dalam artikel Gereja Itu Rapuh—Namun Tak Tergoyahkan. Di tengah kemunduran dan kemerosotan yang terjadi di banyak gereja Injili saat ini, Moore menulis, “Kita mungkin sedih melihat keadaan gereja, tetapi kita tetap bisa mengasihi dan memperjuangkannya.”
Artikel ketiga, Tetap Termotivasi dalam Pelayanan (Saat Anda Tidak Merasa Termotivasi) karya Ben Patterson kami sajikan untuk meneguhkan para rohaniwan dan pelayan gereja. Patterson mengingatkan, “Ketika pelayanan menjadi rutinitas yang membosankan, motivasi pun mengering. Namun kasih karunia Allah menghidupkan kembali apa yang tidak pernah dapat dihidupkan oleh rasa bersalah dan kerja keras.”
Selain itu, persoalan terkait AI juga menarik untuk dibahas. Dalam pesatnya perkembangan teknologi AI, penyembahan menjadi salah satu konteks penting di mana perbedaan antara robot AI dan manusia mengemuka. Oleh karena itu, artikel Masalah Sebenarnya dengan Doa Buatan AI dan Dapatkah AI Menyembah Allah? kiranya memberi wawasan bagi Anda, secara teologis maupun teknologi, terkait penggunaan AI dalam ibadah Kristen.
Maria Fennita S.
Direktur Editorial
Christianity Today Indonesia
Seiring semakin banyak orang dewasa muda yang meninggalkan gereja, peran Anda bukanlah untuk memperbaiki keluarga mereka, melainkan untuk setia berjalan bersama mereka dalam pengharapan.
Kita mungkin sedih melihat keadaan gereja, tetapi kita tetap bisa mengasihi dan memperjuangkannya.
Ketika pelayanan menjadi rutinitas yang membosankan, motivasi pun mengering. Namun kasih karunia Allah menghidupkan kembali apa yang tidak pernah dapat dihidupkan oleh rasa bersalah dan kerja keras.
Pujian atau permohonan buatan komputer terdengar sangat mirip dengan bahasa manusia yang Kristen. Namun, sebenarnya tidak sama.
Alasan memuji Yang Maha Tinggi membutuhkan tubuh fisik.
Di majalah bahasa Inggris kami

Christianity Today Indonesia
Dikirimkan secara gratis via email setiap bulan kepada para pendaftar. Mendaftar untuk buletin ini.
‘Christianity Today’ dan ‘CT’ adalah merek dagang terdaftar dari Christianity Today International.
Christianity Today adalah sebuah organisasi non-profit 501(c)(3).
Copyright ©2025 Christianity Today, PO Box 788, Wheaton, IL 60187-0788
All rights reserved




