Catatan editor: CT berkomitmen untuk melayani gereja secara global dengan menyajikan tulisan-tulisan pilihan dalam bahasa Indonesia (130+) termasuk: 50 Negara Tersulit bagi Pengikut Yesus di Tahun 2022

Dalam beberapa hari terakhir, ketika COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi global dan negara-negara telah mengambil langkah-langkah mendesak untuk membendung penyebaran infeksi, saya berharap dapat mengatakan bahwa dorongan pertama dari hati saya adalah untuk berdoa. Tapi sejujurnya yang saya lakukan terus menerus adalah melihat berita di feeds (media sosial) saya.

Krisis ini sungguh menyulitkan, dan saya merasa tidak berdaya. Tetapi mungkin merasa tidak berdaya adalah cara terbaik yang mengingatkan kita untuk berdoa. Doa adalah cara kita secara aktif mempraktikkan kepercayaan, dengan bahasa yang sederhana dan keyakinan, bahwa Tuhan memegang seluruh dunia dalam tangan-Nya. Di situlah kita "menyatakan dalam segala hal keinginan kita kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur" (Fil.4: 6–7, TB). Doa bukanlah pilihan terakhir bagi umat kepunyaan Allah. Ini adalah langkah awal kita.

Untuk itu, saya telah membuat daftar 20 pokok doa untuk didoakan selama pandemi ini. Masing-masing ditujukan kepada kebutuhan komunitas tertentu. Untungnya, saya adalah anggota dari sebuah gereja yang beranggotakan banyak petugas medis, dan beberapa di antaranya telah memberi saya masukan mengenai kebutuhan mereka untuk didoakan. Saya telah menaruh masukan-masukan mereka di sini. Saya juga memikirkan tentang bagaimana keadaan kita semua yang terkena dampak krisis saat ini.

Tentu saja daftar ini kurang lengkap, tetapi setidaknya bisa menjadi awal yang baik. Harapan saya adalah ini dapat menjadi kata-kata untuk kita ucapkan ketika ...

Subscriber access only You have reached the end of this Article Preview

To continue reading, subscribe now. Subscribers have full digital access.